Operator Sekolah Corong Data bagi Dapodikdas

Telah di Baca 1525 kali

Bandung, (Dikdas): Keputusan dalam mengambil kebijakan program pendidikan didasarkan pada dua hal yaitu fakta dan nilai. Artinya, segala hal tentang pengambilan keputusan harus didasarkan pada dua hal tersebut agar tidak mengganggu sistem dan menjadi masalah baru.

Demikian disampaikan Dr. Thamrin Kasman, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat menutup Training of Trainers Pemanfaatan Sistem Pendataan Pendidikan Dasar angkatan I di Bandung, Jawa Barat, Selasa malam, 6  Mei 2014.

Pada tahun-tahun sebelumnya, tambah Thamrin, cara pengoleksian data yang sangat rumit dan kurang efektif. Namun sejak diimplementasikan pada 2012, sistem pendataan pendidikan dasar atau yang dikenal dengan istilah Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pengoleksian data dapat dilakukan dengan mudah dan efesien.

Ihwal pengoleksian data, Thamrin menekankan peran operator Dapodik yang sangat signifikan di daerah. Mereka menjadi corong bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam proses dan perkembangan Dapodik.

“Hal yang tidak mungkin dari Kementerian menjangkau ribuan SD dan SMP terkait populasi sekolah,  variasi jumlah siswa peserta didik, dan tenaga pendidik yang tersebar di seluruh Indonesia tanpa  perantara Operator Dapodik dalam pengumpulan data,” ujarnya.

Thamrin berharap, acara ini menghasilkan keluaran (output) yang dapat menambah kapasitas, pemahaman, pengertian, dan pengetahuan operator Dapodik. Acara juga menjadi ajang interaksi komunikasi berupa bagi pengalaman tentang sistem manajemen pendidikan dasar di antara petugas data tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Pusat dalam hal teknis dan pemanfaatanya.

Dengan kemampuan memahami sistem manajemen pendataan pendidikan dasar, lanjutnya, peserta mampu menjadi pelatih di daerah masing-masing sehingga  tidak ada lagi kerancuan dan kesalahan pelaporan data dari daerah seperti profil individu sekolah, profil guru, data peserta didik, dan infrastruktur.* (Tata Sumitra)

Share entrepreneurship

Telah di Baca 1525 kali