MARTIN HEIDEGGER (1889 – 1976)

Telah di Baca 1267 kali

MARTIN HEIDEGGER (1889 – 1976)

Michael Bonnett

 ” Belajar berarti membuat segala sesuatu yang kita jawab menjadi  hakikat-hakikat yang selalu menunjukkan dirinya sendiri pada kita setiap saat … mengajar lebih sulit daripada belajar karena apa yang dituntut dari  mengajar:  membiarkan belajar “.(What is Called Thinking?, J. Gray:London: “Harper & Row”,  1968, Hal  14-15.)

Sulit sekali menekankan arti penting Martin Heidegger bagi pemikiran abad ke-20. Tidak diragukan lagi ia adalah salah seorang  filsuf paling berpengaruh dan kontroversial pada masanya, dan para  komentator memujinya karena telah memengaruhi sejumlah disiplin selain filsafat: teologi psikiatri, kritik sastra historiografi, teori bahasa, filsafat sains, dan analisis masyarakat teknologis. Selama

beberapa generasi, para pemikir terkemuka seperti Jean-Paul Sartre, Marleau-Ponty, Hans Georg Gadamer, Hannah Arendt Michel Foucault,  Pierre Bourdieu,Jacques Derrida, Charles Taylor,  dan Richard Rorty mengaku berhutang budi kepada pemikiran Heidegger.

 

Sumber:  “ Buku 50 Pemikir Pendidikan “ Dari Piaget Sampai Sekarang” Editor Joy A. Palmer

Untuk mendownloadnya silahkan klik di sini : MARTIN HEIDEGGER (1889 – 1976)..pdf

 

Share entrepreneurship

Telah di Baca 1267 kali