Pelajar Sukabumi Raih Emas Olimpiade Project Sains Internasional

Telah di Baca 799 kali

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Prestasi membanggakan diraih pelajar SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah Kota Sukabumi. Pelajar yang bernama Salman Ghifary mendapatkan medali emas dalam ajang¬†International Environmental Project Olympiad (INEPO) di Azerbaijan 1-7 April 2014.

“Alhamdulillah pelajar Sukabumi bisa meraih penghargaan internasional kembali,” ujar Kepala Sekolah SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah, Ahmad Dzaki Salim, kepada Republika, Ahad (6/4). Salman mengalahkan saingan lainnya dari beberapa negara lain.

Sebelum mewakili Indonesia di ajang internasional, terang Dzaki, Salman terlebih dahulu mengikuti Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) pada Februari 2014 lalu. Ajang tersebut merupakan perlombaan bergengsi dalam penelitian ilmiah dan melibatkan juri dari berbagai perguruan tinggi seperti ITB Bandung dan Universitas Indonesia (UI).

Pada ajang itu Salman mengambil judul penelitian “Pemanfaatan campuran natrium bikarbonat dan asam asetat sebagai alat pemadam kebakaran sederhana”. ¬†Penelitian Salman tersebut mendapat penghargaan berupa medali perunggu dan berhak maju ke ajang internasional di Azerbaijan.

Diterangkan Dzaki, proses penelitian yang dilakukan Salman mendapatkan bimbingan dari sejumlah guru. Terutama, bimbingan materi dari Indra Samsudin dan Muhammad Patrick (native speaker).

Sementara Salman Ghifary mengatakan, ia sudah sejak lama mempersiapkan penelitian dengan tema alat pemadam kebakaran sederhana itu. “Saya sudah mulai mengadakan penelitian sejak awal tahun pelajaran 2013-2014, jadi sudah 7 bulan yang lalu,” kata dia.

Diakui Salman, awalnya ia merasa gugup karena harus mempresentasikan penelitiannya dalam bahasa Inggris. Namun, dengan bermodal kepercayaan diri dan bimbingan para guru, akhirnya Salman berhasil melalui semua tahapan sehingga meraih medali emas.

Tepat pada hari keempat perlombaan, Salman ditetapkan meraih medali emas setelah sebelumya melakukan presentasi di depan para juri dari berbagai negara di dunia.

 

Sumber: republika.co.id

Share entrepreneurship

Telah di Baca 799 kali

Ditulis oleh Tata Sumitra dan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.