Peluang Belajar ke Beijing Semakin Terbuka

Telah di Baca 727 kali

Harianjogja.com, JOGJA- Peluang siswa SMA/SMK dari segala jurusan untuk belajar ke Beijing semakin terbuka lebar. Pemerintah Kota Jogja dengan Beijing International Educational Exchange menandatangani letter of intent di ruang utama bawah Balaikota Jogja, Rabu (2/4/2014).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Edy Heri Suasana mengatakan, kerjasama dengan BIEE sebenarnya telah dilakukan sebelumnya. Pada 2009, misalnya, dua SMK Negeri (SMKN 2 dan 3), dan SMK swasta (Muhammadiyah 3) telah melakukan perakitan laptop, yang bahan dasarnya dari perusahaan di Beijing. “Sejak 2009, 2010 sudah ada 1000 unit laptop,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa sekolah di Jogja juga sudah menerima pelajar dari Beijing. Sebaliknya, seorang guru mata pelajaran bahasa Mandarin SMA dikirim ke China pada 2010 untuk mengembangkan kapasitasnya. “Hanya kerjasama itu belum formal,” ujarnya.

Dengan ditandanganinya perjanjian kerjasama itu, Edy berpikir akan mengirimkan siswa SMK di bidang pariwisata dan perhotelan untuk magang di sana. Soalnya, jika hanya perakitan itu terbatas pada SMK yang mengembangkan teknologi komputer jaringan saja.

Ia juga merencanakan untuk SMK di bidang kerajinan ukir dan SMA yang memiliki mata pelajaran mandarin, seperti SMA Negeri 1, Santa Maria, Stella Duce 2, dan Bopkri Satu. “Beijing menyoroti pola kultur budaya, sehingga sangat memungkinkan saling belajar mengenai pola kerajinan ukir,” terangnya.

Namun, tidak menutup kemungkinan untuk sekolah- sekolah setingkat SMA yang memang berminat belajar ke Beijing, tawaran itu akan dibukanya. Terhadap sekolah yang tidak memiliki mata pelajara mandarin pun tidak tertutup aksesnya.



Sumber: harianjogja.com

Share entrepreneurship

Telah di Baca 727 kali