Guru Asal Indonesia Unjuk Gigi di Microsoft Learn-a-thon Award

Telah di Baca 560 kali

Tak disangka, seorang guru di SMP Islam Al Azhar 9 Kemang Pratama-Bekasi bisa unjuk gigi di sebuah ajang internasional. Adalah Saara Suaib Hanafi yang menjadi pemenang Learn-a-Thon dalam acara Microsoft in Education Global Forum yang berlangsung pada tanggal 11-14 Maret 2014 di Barcelona, Spanyol.



Saara adalah anggota dari tim pemenang bersama lima guru lainnya yang berasal dari Kanada, Slovakia, Perancis, Kenya, dan Argentina. Tim ini bekerja sama untuk memecahkan solusi Millennium Development Goal dalam kompetisi Learn-a-thon untuk kategori Kesetaraan Gender.

Learn-a-thon adalah aktivitas 24 jam di mana para guru dibagi ke dalam kelompok-kelompok dengan rekan mereka dari berbagai belahan dunia dalam rangka merancang kegiatan pembelajaran yang menampilkan penggunaan teknologi inovatif dalam tiga Millennium Development Goals: Kemiskinan, Keberlanjutan, dan Kesetaraan Gender.

“Berkompetisi dalam Learn-a-thon menggabungkan dua semangat hidup saya: memecahkan tantangan pendidikan dan menggunakan teknologi dengan cara baru, dan saya merasa bangga, prestasi ini telah diakui oleh Microsoft,” kata Saara.

microsoft saraa

“Memiliki kesempatan untuk bertemu dengan guru lain dari seluruh dunia yang berbagi semangat hidup yang sama untuk pendidikan yang inovatif telah menjadi pengalaman yang berharga. Memberi saya begitu banyak ide-ide besar untuk dibagikan kembali ke kelas saya,” tutur dia.

“Para pemenang dari penghargaan Learn-a-thon adalah pelopor sejati dan sangat menarik bisa memiliki kesempatan untuk melihat mereka beraksi dan mengapresiasi upaya mereka,” kata Kertapradana Subagus, Public Sector Director Microsoft Indonesia.

Dia mengatakan, “Kelompok-kelompok yang berkompetisi di Learn-a-thon dinilai oleh sebuah panel yang terdiri dari lima juri, dengan satu pemenang dan dua runner-up untuk setiap kategori Millenium Development Goal.”

Penghargaan Learn-a-thon melalui aktivitas seminggu di Barcelona, ​​yang melihat Microsoft menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi privasi siswa di seluruh dunia, mengumumkan mitra baru mengembangkan aplikasi pendidikan untuk Windows dan menyoroti solusi produk terbaik di kelasnya.

“Microsoft in Global Education Forum adalah salah satu acara teknologi pendidikan terdepan di dunia, yang telah tumbuh 25 persen per tahunnya, menyatukan lebih dari 1.100 peserta, termasuk 150 pemimpin pemerintahan pendidikan, eksekutif sektor swasta, 250 pendidik, dan 75 pemimpin sekolah mentor untuk berbagi ide tentang bagaimana untuk memecahkan tantangan bahwa sektor saat ini di hadapi,” ungkap Kertapradana.

“(Lewat) program penghargaan ini kami menangkap semangat perintis dari Global Forum, menaruh perhatian pada para pendidik yang upayanya benar-benar menonjol dan telah membuat perbedaan untuk pembelajaran siswa mereka. Dampak dari guru yang bagus dapat bertahan seumur hidup, menginspirasi dan membantu pelajar berusaha menuju dan mencapai ambisi mereka, sehingga benar sekali bahwa kita mengakui dan merayakan guru-guru terbaik ini,” tegas dia.


Penulis : Ester Meryana
March 27, 2014
Repro: swa.co.id

Share entrepreneurship

Telah di Baca 560 kali

Ditulis oleh Tata Sumitra dan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.